Kamis, 02 November 2017

Mencari Rezeki dengan Berjualann Ayam



    keringat yang keluarkan setiap harinya, kesabaran yang selalu mengiringinya tanpa lelah untuk mecukupi keluarganya dan setiap do'a yang selalu dipanjatkan kepada tuhan yang maha esa.

   56 tahun usianya tinggal disidomulyo kec. negerikaton yang biasanya dipanggil ibu misnah mempunyai lima orang anak. Ibu Misnah yang merupakan sosok ibu yang sangat sayang kepada anak-anaknya tanpa lelah sepanjang waktu dari masih dalam kandungan beliau mengurus memberikaan asupan gizi sampai tumbuh besar. Ibu rumah tangga ini merupakan sosok ibu yang cukup rajin dan telaten. Selain menjadi ibu rumah tangga dia juga berprofesi penjual ayam kampung dipasar pasar.

    Ibu misnah mulai menjadi tulang pungung keluarga sejak di tinggal suami tahun1997 dengan berjualan ayam kampung dipasar setiap hari kecuali hari jum;at ”semenjak ditinggal suami saya selalu diberi sehat sehingga saya bisa memanfaatkan untuk nyari rezeki,” Ucapnya dengan senyum bangga.

     Selama kurang lebih enambelas tahun dia berjualan ayam, banyak suka duka yang ia laluinya, ia mulai bekerja dari jam stengah enam hingga pukul Sembilan. Ibu misnah bukanlah sosok ibu yang lemah meski keadaanya tergolong keluarga menengah kebawah. Malah itu menjadikan motifasi berjuang untuk mencukupi keluarganya.

    Dari lima saudara, empat di antara mereka mulai membangun keluarga kecilnya. Saat ini ibu misnah hanya ditemani sibungsu yang sekarang dia berusia 19 tahun jumari namanya, dia kadang ikut membantu ibunnya berjualan di pasar.

     Dengan hanya mengmbil untung kurang lebih 10 ribu perekor ibu misnah udah sangat bersyukur dan bisa buat memperbaiki rumhnya bahkan dia bisa mencicil montor buat menjadi tunganganya untuk berjualan. 

     Alangkah berat beban menjadi seorang ibu mengurus semua didalam rumah tangga ditambah menjadi tulang pungung dikeluargaanya beliau sangat sabar dan kuat untuk menjalaani hidup tanpa suami.

     Untuk para wanita yang nanti menjadi seorang ibu, jadilah seorang ibu yang baik kepada anak-anaknya, jadilah wanita wanita hebat. untuk semua orang hargailah seorang sosok ibu beliau adalah manusia yg penuh kasih merawat, memdidik, anaknyaa untuk menjadi lebih baik. tidak seorangpun yang mampu membals kasih sayangnya. Rosulullahpun sangat menghargai sosok seorang wanita dan selalu menghargai seorang wanita.


reporter hengki daniar 03/10/2017

blogku

tak ada banyak cara untuk melupakan sesuatu, kadang waktupun hanya bisa pasrah. menikahlah. aku rasa kali ini aku benar-benar diujung ...