keringat
yang keluarkan setiap harinya, kesabaran yang selalu mengiringinya tanpa lelah
untuk mecukupi keluarganya dan setiap do'a yang selalu dipanjatkan kepada tuhan
yang maha esa.
56
tahun usianya tinggal disidomulyo kec. negerikaton yang biasanya dipanggil ibu
misnah mempunyai lima orang anak. Ibu Misnah yang merupakan sosok ibu yang sangat sayang
kepada anak-anaknya tanpa lelah sepanjang waktu dari masih dalam kandungan
beliau mengurus memberikaan asupan gizi sampai tumbuh besar. Ibu rumah tangga
ini merupakan sosok ibu yang cukup rajin dan telaten. Selain menjadi ibu rumah
tangga dia juga berprofesi penjual ayam kampung dipasar pasar.
Ibu
misnah mulai menjadi tulang pungung keluarga sejak di tinggal suami tahun1997
dengan berjualan ayam kampung dipasar setiap hari kecuali hari jum;at ”semenjak
ditinggal suami saya selalu diberi sehat sehingga saya bisa memanfaatkan untuk
nyari rezeki,” Ucapnya dengan senyum bangga.
Selama
kurang lebih enambelas tahun dia berjualan ayam, banyak suka duka yang ia
laluinya, ia mulai bekerja dari jam stengah enam hingga pukul Sembilan. Ibu
misnah bukanlah sosok ibu yang lemah meski keadaanya tergolong keluarga
menengah kebawah. Malah itu menjadikan motifasi berjuang untuk mencukupi
keluarganya.
Dari
lima saudara, empat di antara mereka mulai membangun keluarga kecilnya. Saat
ini ibu misnah hanya ditemani sibungsu yang sekarang dia berusia 19 tahun
jumari namanya, dia kadang ikut membantu ibunnya berjualan di pasar.
Dengan
hanya mengmbil untung kurang lebih 10 ribu perekor ibu misnah udah sangat
bersyukur dan bisa buat memperbaiki rumhnya bahkan dia bisa mencicil montor
buat menjadi tunganganya untuk berjualan.
Alangkah
berat beban menjadi seorang ibu mengurus semua didalam rumah tangga ditambah
menjadi tulang pungung dikeluargaanya beliau sangat sabar dan kuat untuk
menjalaani hidup tanpa suami.
Untuk
para wanita yang nanti menjadi seorang ibu, jadilah seorang ibu yang baik
kepada anak-anaknya, jadilah wanita wanita hebat. untuk semua orang hargailah
seorang sosok ibu beliau adalah manusia yg penuh kasih merawat, memdidik,
anaknyaa untuk menjadi lebih baik. tidak seorangpun yang mampu membals kasih
sayangnya. Rosulullahpun sangat menghargai sosok seorang wanita dan selalu
menghargai seorang wanita.
reporter hengki daniar 03/10/2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar